Kecerdasan Multiple Anak

Sel-sel otak janin mulai dibentuk pada usian kandungn 3-4 bulan. Pada saat anak berusia 3 tahun, sel-sel tersebut sudah berjumlah miliaran. Untuk memiliki kecerdasan multiple yang baik, sel-sel tadi harus memiliki kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel-sel otak yang baik pula. Untuk mencapai hal itu maka diperlukan rangsangan/stimulan-stimulan yang dapat diberikan pada anak.

Semakin bervariasi rangsangan yang diterima maka semakin kompleks hubungan antar sel-sel otak. Semakin sering dan teratur rangsangan diterima, maka semakin kuat hubungan antar sel-sel otak tersebut. Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak dikemudian hari. Bila dikembangkan terus menerus, anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan (multiple intelligences).

Orang tua sangat berperan dalam memberikan rangsangan setiap hari pada semua sistem indera (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan), gerak kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran dengan suasana bermain dan kasih sayang.

Rangsangan sebaiknya diberikan pada seiap kesempatan, misalnya ketika memandikan, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong, mengajak berjalan-jalan, bermain, menyanyikan lagu, mengaji dan lain-lain

Untuk merangsang kecerdasan berbahasa verbal ajaklah bercakap-cakap, bacakan cerita berulang-ulang, rangsang untuk berbicara dan bercerita.

Latih kecerdasan logika-matematik dengan mengelompokkan, menyusun, merangkai, menghitung mainan, bermain angka, halma, congklak, sempoa, catur, kartu, teka-teki, atau puzzle.

IMG_20151202_114721_1449031683569

Kembangkan kecerdasan visual-spasial dengan mengamati gambar, foto, merangkai dan membongkar lego, menggunting, melipat, menggambar, halma, puzzle, rumah-rumahan.

Melatih kecerdasan gerak tubuh dengan berdiri satu kaki, jongkok, membungkuk, berjalan di atas satu garis, berlari, melompat, melempar, menangkap, latihan senam, menari, dan olahraga permainan lainnya

Merangsang kecerdasan musical dengan mendengarkan music, bernyanyi, memainkan alat musik, mengikuti irama dan nada.Melatih kecerdasan emosi interpersonal dengan bermain bersama dengan anak yang lebih tua dan lebih muda, saling berbagi kue, mengalah, meminjamkan mainan, bekerja sama membuat sesuatu, permainan mengendalikan diri, mengenal berbagai suku, bangsa, budaya, atau agama melalui buku.

Peranan orang tu sangatlah penting selama proses tersebut. Satu hal yang juga harus diingat adalah, orang tua harus konsisten dalam memberikan stimulasi kepada sang buah hati.